Cari Disini

Kamis, 22 Maret 2012

penjelasan tentang ask.com

NAMA : BAGUS SETIAJI
KELAS : 1KA14
NPM : 11111380
Fakultas : Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Jurusan : Sistem Informasi
Universitas Gunadarma

Penjelasan Ask.com


Situs yang satu ini sangat cocok untuk Anda yang senang mencari informasi detil mengenai sesuatu. Cara kerjanya hampir mirip dengan Google.
Situs mesin pencari yang berdiri sejak 1996 ini datang dengan versi barunya. Ask 11, diklaim bekerja lebih sempurna, terutama dalam segi kinerja pencarian. Perubahan yang paling signifikan adalah kemampuan menguraikan lebih banyak data serta menampilkannya di kolom hasil pencarian. Ketika menggunakan Ask, maka algoritma pada mesin pencari tersebut segera bekerja dan mencoba memberi jawaban pada halaman hasil. Menariknya, di sini Ask juga menampilkan link lain yang masih memiliki hubungan relevan.

Cara kerja Ask.com dengan mesin pencari nomor wahid, Google tidak jauh berbeda. Untuk menggunakannya pemakai tinggal memasukkan pertanyaan, kemudian klik Search. Maka pada halaman hasil sebelah kanan, Anda akan menemukan sederetan daftar hasil pencarian yang masih memiliki kaitan dengan pencarian utama. Nah, daftar tersebut juga dilengkapi dengan link yang akan mengantar Anda menuju jawaban yang relevan. Di sini Ask didesain menyerupai Google, dilengkapi pula dengan beberapa tab yang akan dikategorikan menjadi web, images, news, dsb.

Scott Garrell, presiden Ask.com mengklaim kalau Ask versi 11 ini bekerja 30 persen lebih cepat dari pada Ask 10, terutama dalam hal keakuratan jawaban. Ask 11 juga lebih bersih dalam segi organisasi .

Kelebihan Search Engine Ask :
  1. Keunggulannya adalah ia akan mencari situs penyedia jawaban untuk pertanyaan yang diberikan
  2. Lebih canggih dan akan menampilkan lebih banyak informasi pada halaman pertama hasil pencarian ketimbang Google dan Yahoo!
  3. Background dari mesin pencari Ask.com ini bisa diganti-ganti
Kekurangan Search Engine Ask :
  1. Databasenya kecil
  2. Fitur kurang lengkap
  3. Dari segi tampilan di tinjau biasa saja karena lebih diandalkan dalam pencarian kata
  4. Pencarian kata tidak ada filtering sehingga data yang tidak dicari semua diambil
  5. Tidak adanya pengelompokkan data khususnya dalam pembukaan gambar.

Rabu, 21 Maret 2012

Kebudayaan Daerah Merupakan Sumber Kebudayaan Nasional

Bembahas tentang budaya, Indonesia memang bisa dikatakan sebagai sumber sari bebagai macam budaya yang ada. Dari sabang sampai merauke wilayah yang luput dari kekayaan budaya Indonesia. Karna itulah identitas bangsa yang menjadi tanggung jawab kita untuk terus dijadikan pedoman bertanah air. Berbicara tentang kabudayaan bangsa juga erat kaitannya dengan identitas bangsa yaitu kebudayaan nasional bangsa Indonesia.
Pembentukan identitas dan karakter bangsa sebagai sarana bagi pembentukan pola pikir (mindset) dan sikap mental, memajukan adab dan kemampuan bangsa, merupakan tugas utama dari pembangunan kebudayaan nasional. kebudayaan nasional Indonesia perlu diisi oleh nilai-nilai dan norma-norma nasional sebagai pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di antara seluruh rakyat Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah nilai-nilai yang menjaga kedaulatan negara dan integritas teritorial yang menyiratkan kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah air, serta kelestariannya, nilai-nilai tentang kebersamaan, saling menghormati, saling mencintai dan saling menolong antar sesama warganegara, untuk bersama-sama menjaga kedaulatan dan martabat bangsa.
Jadi, kebudayaan daerah adalah asal mula dari kebudayaan nasional, bermula dari kebudayaan-kebudayaan yang ada di daerah daerah di seluruh Indonesia terbentuklah kebudayaan nasional sebagai indentitas bangsa Indonesia .

Alasan kebudayaan daerah bisa menjadi kebudayaan nasional :


· Kebudayaan daerah adalah titik cikal bakal terbentuknya negara Indonesia.
· Keanekaragaman budaya lokal yang ada di Indonesia.
· Kebudayaan lokal yang dimiliki tiap daerah memiliki kekuatan sendiri.
· Kepercayaan orang-orang di daerah masih terlihat mistik, ini menjadi hal yang unik di mata negara luar.
· Kebudayaan daerah sebagai tiang dari keberadaan budaya nasional.
· Kesatuan budaya daerah sebagai identitas keberadaan di negara Indonesia.


contohnya :
"Batik Dinominasikan sebagai Warisan Budaya Takbenda"




AKARTA, SENIN- Berbagai kalangan dan pemangku kepentingan dengan khasanah budaya Indonesia, terus berupaya memperjuangkan batik agar didominasikan dan dipilih sebagai Karya Agung Budaya Takbenda Warisan Manusia oleh Unesco.

Dalam seminar kedua tentang batik, Senin (4/8) di Jakarta, disepakati membentuk Forum Masyarakat Batik Indonesia dan dideklarasikan tiga hal. Sekretaris Direktur Jenderal Nilai Budaya Seni dan Film Singgih Priejatmoko mengatakan, secara empirik dan faktual, batik telah terbukti menjadi salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang adiluhung.

"Pertanyaannya, mampukah kita sebagai bagian generasi penerus bangsa melestarikan budaya tersebut dan bahkan mengembangkannya, sehingga dapat terus sustainable dari masa ke masa? Upaya ini sangat penting, mengingat bangsa kita memiliki sangat banyak dan kaya akan aneka ragam warisan budaya, yang jika tidak dipelihara akan terancam punah, " katanya.

Dari catatan, kata Singgih, kegiatan membatik sudah berkembang menjadi industri rakyat. Jika semula kegiatan ini umumnya hanya terpusat di Pulau Jawa, kini telah menyebar ke-17 provinsi. Data BPS dan Departemen Perindustrian tahun 2006 sekitar 48.300 unit usaha karegori UMKM yang bergerak di industri perbatikan, dengan melibatkan lebih dari 792.300 orang tenaga kerja. Sementara nilai produksi yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp2,9 triliun dan nilai ekspor yang dicapai sebesar 110 juta dollar AS.

"Melihat efek baik yang diperoleh pascapengakuan Unesco pada dua mata budaya Indonesia seperti Wayang (2003) dan Keris (2005), ada gagasan memonimasikan mata budaya Indonesia yang lain, yakni batik, untuk mendapat pengakuan dari Unesco tersebut. Banyak pihak yang setuju dengan gagasan yang diprakarsai Yayasan Kadin Indonesia untuk mendominasikan batik Indonesia untuk inskrip oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Takbenda," papar Singgih.

Asisten Deputi Urusan Kebudayaan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Suyud Winarno mengatakan, keanekaragaman, keindahan dan keunggulan produk budaya batik Indonesia yang telah dikenal luas di dalam dan di luar negeri, harus senentiasa dikembangkan dan dipromosikan agar dapat menjadi industri budaya yang mempunyai kekuatan ekonomi nasional yang handal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

"Batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia memang sudah menjadi bagian dari apa yang disebut sebagai industri kreatif. Terlepas dari adanya klaim pihak lain (misalnya Malaysia) yang sudah mematenkan batik sebagai produk budaya mereka, dan itu harus disikapi sebagai sesuatu yang wajar. Namun harus disadari dan diyakini bahwa keanekaragaman dan kualitas, serta sejarah panjang perjalanan batik Indonesia sesungguhnya masih tetap lebih unggul," katanya.

Menurut Suyud, untuk melestarikan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda, perlu dilakukan beberapa langkah koordinasi usaha dan program yang dapat dilakukan pemangku kepentingan, seperti pelestarian tentang prosedur, metode, dan teknik membuat batik Indonesia.

Pelestarian terhadap alat dan sarana yang digunakan untuk membatik, seperti canting. Canting merupakan ikon batik Indonesia. Tidaklah sempurna batik Indonesia tanpa canting. Kemudian langkah identifikasi terhadap motif atau corak batik dan penggunaan motif-motif tertentu. Sebab, banyak daerah yang kini sudah mengembangkan batik. Lalu, dokumentasikan mulai sebelum, selama, dan sesudah pembuatan batik. Jangan lupa edukasi, sosialisasi, dan promosi.


Tanggal 2 Oktober telah telah ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional bagi Indonesia. Penetapan itu tentu saja dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan aset budaya kita. Bicara soal kebudayaan nasional, kebudayaan nasional merupakan kumpulan dari kebudayaan daerah itu sendiri . Penyatuan dari unsur-unsur budaya daerah tercermin menjadi satu. 



Pendek kata, budaya batik adalah bagian dari budaya daerah yang kemudian dapat merepresentasikan kebudayaan nasional bangsa Indonesia.
Hal yang di utamakan untuk mengantisipasi pencurian kebudayaan daerah Indonesia oleh Negara lain, diantaranya : 
  1. Mengenali dan bangga akan budaya daerah
  2. Kebijakan pemerintah
Kesadaaran itulah yang menjadi alasan untuk tetap mempunya rasa tanggung jawab dalam menjadi bangsa Indonesia yang kaya akan budaya, dan bertanggung jawab untuk tetap menjaga dan melestarikannya.



Sabtu, 17 Maret 2012

Skema terbaik kegiatan praktikum lab. internet dasar

Dengan adanya praktikum internet dasar ini, sangat membantu mahasiswa untuk mengetahui lebih dalam tentang internet, mulai dari sejarahnya sampai bagaimana cara menggunakan internet itu dengan baik dan benar, serta sebagai sarana pengetahuan tambahan yang lumayan penting bagi mahasiswa/i.

Untuk sarana dan prasarana lab internet nya saya rasa masih kurang bagus, minimnya komputer yang disediakan membuat pembelajaran jadi kurang nyaman dan kurang efektif untuk mahasiswa/i , selain minim fasilitas komputer, komputer yang digunakan juga masih jauh dari harapan, sangat disayangkan untuk universitas yang berbasis komputer. memang praktikum ini hanya tiga kali tetapi alangkah baik nya jika fasilitas komputer yang ada itu lebih diperhatikan, sehingga tidak ada keluhan dari mahasiswa/i yang menggunakannya. karena saya lihat, tidak semua yang masuk lab tersebut mendapatkan komputer, bahkan yang sudah dapat komputer pun masih ada kekurangannya seperti tidak adanya mouse ,keyboard , dll.
dan diharapkan kebersihan di sanah agar diperhatikan. Dan jika sudah terpasang komputer semua, diusahakan pemilihan spesifikasi komputer harap diperhatikan juga.

Saya rasa cukup kritik dan saran saya untuk lab internet dasar, semoga lebih diperhatikan lagi fasilitas yang ada dan semoga lebih baik lagi untuk kedepannya.

Tehnologi koneksi Internet

NAMA    : BAGUS SETIAJI
KELAS   : 1KA14
NPM       : 11111380
Fakultas  : Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Jurusan    : Sistem Informasi
Universitas Gunadarma

Sebuah koneksi ke internet membutuhkan akses yang berbeda-beda caranya sesuai dengan teknologi yang digunakan. Ada bermacam-macam teknologi koneksi internet yaitu:


1. GPRS
GPRS atau General Packet Radio Services adalah sistem koneksi internet yang menggunakan perangkat GSM, dengan GPRS panggilan voice dapat dilakukan secara bersamaan dengan transmisi data.

2. WAP
Wireless Application Protocol (WAP) merupakan spesifikasi global dan terbuka yang mampu memberdayakan pengguna piranti mobile untuk dapat dengan mudah mengakses dan berinteraksi dengan informasi dan layanan secara instan

3. Melalui Koneksi Dial-Up

Jika kita menghubungkan komputer kita ke internet dengan koneksi Dial-Up, ada 2 perangkat tambahan yang kita perlukan, yaitu saluran telepon dan modem.

Saluran telepon dibutuhkan untuk menghubungkan komputer kita dengan ISP yang digunakan. Selanjutnya, ISP tersebuat akan meneruskan koneksi kita ke Internet.

Modem dibutuhkan untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog (sinyal listrik) agar dapat dikirim melalui saluran telepon, dan juga sebaliknya untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital agar dimengerti komputer.

Koneksi dial-up memang jauh lebih lambat dibandingkan dengan koneksi internet lainya., kecepatan maksimum yang didapat hanya sekitar 56 Kbps, kecepatan tersebut bahkan bisa lebih parah pada kondisi tertentu, seperti pada siang hari dimana traffic pengguna telpon sedang meningkat, selain itu, biaya koneksinya juga masih relative mahal.



Ada 2 jenis modem, yaitu modem Internal dan modem Eksternal. Modem Internal adalah modem yang dipasang langsung di Motherboard. Sedangkan Modem Eksternal adalah modem yang berada di luar CPU. Antara modem eksternal dengan komputer dihubungkan dengan kabel.

4. Menggunakan Teknologi ASDL (Asymetrical Digital Subscriber)

Dengan menggunakan teknologi ASDL memungkinkan terkirimnya sinyal-sinyal melalui kabel tembaga pada frequensi yang berbeda dengan frequensi layanan telepon.

Dengan teknologi ASDL, dapat kita kirimkan sinyal melalui jaringan telepon tanpa mengganggu pelayanan telepon tersebut. Syaratnya, kita harus memiliki modem ASDL, pesawat telepon, dan terdaftar pada ISP yang memiliki layanan ASDL.

5. Menggunakan Jaringan LAN

Yaitu cara menghubungkan komputer kita ke internet dengan cara menghubungkan komputer kita ke komputer lain yang terhubung ke internet.

6. Melalui GPRS (General Packet Radio Service)

Yaitu teknologi pengriman data dalam bentuk paket-paket menggunakan gelombang radio. Ini adalah pengembangan dari teknologi GSM. Dengan teknologi ini, memungkinkan pengiriman data dengan kecepatan 115 Kbps.

7. Melalui Jaringan WiFi (Wireless Fidelity)

Yaitu teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frequensi tinggi untuk mengirim data. Frequensi yang digunakan berada pada spectrum 2,4 GHz. Laptop dan PDA biasanya sudah dapat digunakan untuk keperluan ini. Untuk PC biasa dapat melakukannya setelah memasang kartu WiFi (WiFi card).

8. Mengunakan Jaringan TV Kabel

Yaitu menghubungkan diri ke internet melalui TV. Syaratnya kita harus berlangganan penyedia layanan TV kabel dilengkapi dengan layanan Internet, komputer yang telah dilengkapi dengan operasi browser internet, kabel modem DOCSIS System, modem khusus kabel TV, dan memiliki Ethernet Card.

9. Menggunakan 3G

Yaitu teknologi komunikasi Generasi ketiga (Third Generation) yang memungkinkan kita berkomunikasi tanpa kabel dengan keceatan tinggi. Kecepatan 3G dirancang untuk 2 Mbps. Dengan kecepatan seperti ini, maka pengiriman gambar dan suara menjadi sangat mudah dan tidak menjadi masalah. Syaratnya adalah kita memiliki Hp berteknologi 3G dan SIM Card dari operator selular tertentu yang menyediakan layanan 3G, dan daftarkan nomor HP kita sebagai pelanggan 3G.

Senin, 05 Maret 2012

Individu , Keluarga dan Masyarakat


Manusia sebagai makhluk individu, keluarga, dan masyarakat oleh karenanya manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial yang selalu hidup berkelompok atau berorganisasi dan membutuhkan orang lain. Masyarakat merupakan wadah berkumpulnya individu-individu yang hidup secara sosial, masyarakat terdiri dari ‘Saya’, ‘Anda’ dan ‘Mereka’ yang memiliki kehendak dan keinginan hidup bersama.Kita tahu dan menyadari bahwa manusia sebagai individu dan makhluk sosial serta memahami tugas dan kewajibannya dalam stiap tatanan kehidupan berkelompok dan dalam struktur dan sistem sosial yang ada.

Para sosiolog mengartikan masyarakat sebagai sebagai kelompok di dalamnya terdapat orang-orang yang menjalankan kehidupan bersama sebagai satu kesatuan yang diikat melalui kerjasama dan nilai-nilai tertentu yang permanen.
Pengertian Individu, Keluarga, Dan Masyarakat
  1. Individu
Individu berasal dari kata latin individuum yang artinya tidak terbagi. Individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa dan seberapa mempengaruhi kehidupan manusia (Abu Ahmadi, 1991: 23). Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan.
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat (Hartomo, 2004: 64).

Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya.
Manusia sebagai individu salalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi.
Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap individu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar, namun sebaliknya individu pun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. Kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia.Keluarga
Keluarga adalah sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan dari satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan darah saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang mengurus keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah, bersatu. Keluarga inti ”nuclear family” terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka.


     2. Pengertian Keluarga 

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.(Menurut Departemen Kesehatan RI 1998).
Kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. (Ki Hajar Dewantara)
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara Celis). 

Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah :

- Unit terkecil dari masyarakat
- Terdiri atas 2 orang atau lebih 
- Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah 
- Hidup dalam satu rumah tangga 
- Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga 
- Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga 
- Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing 
- Diciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan

Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : 

Peranan Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. 
Peran Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.



Tugas-tugas Keluarga 
Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
  • Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya. 
  • Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
  • Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing. 
  • Sosialisasi antar anggota keluarga. 
  • Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  • Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga. 
  • Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas. 
  • Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.



Fungsi Keluarga 
Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :

Fungsi Pendidikan >>> Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
Fungsi Sosialisasi anak >>>Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
Fungsi Perlindungan >>>Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
Fungsi Perasaan >>>Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
Fungsi Religius >>>Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
Fungsi Ekonomis >>>Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
Fungsi Rekreatif >>>Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
Fungsi Biologis >>>Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.

     3. Masyarakat 
Dalam bahasa inggris, masyarakat disebut society. Asal kata socius yang berarti kawan. Adapun kata masyarakat berasal dari bahasa arab yang berarti berkumpul dan bekerja sama. Adanya saling berkumpul dan bekerjasama ini karena adanya bentuk-bentuk aturan hidup yang bukan disebabkan oleh manusia sebagai perseorangan, melainkan oleh kekuatan lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan. Dengan menggunakan pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb manusia memberi reaksi dan melakukan interaksi dengan lingkungannya. Pola interaksi sosial dihasilkan oleh hubungan dalm suatu masyarakat.

Berikut dibawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi :
  • menurut Munandar Soelaeman masyarakat merupakan kesatuan sosial yang mempunyai ikatan-ikatan kasih sayang yang erat. Kesatuan sosial mempunyai kehidupan jiwa seperti adanya ungkapan jiwa rakyat, kehendak rakyat, kesadaran masyarakat, dsb.
  • menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
  • Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
  • Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok atau kumpulan manusia tersebut.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan masyarakat adalah :
  • Kumpulan sekian banyak individu yang terikat oleh satuan adat, hukum dan kehidupan bersama
  • Kesatuan sosial yang mempunyai hubungan erat
  • Kumpulan individu-individu yang mandiri dan hidup berdampingan dalam waktu yang cukup lama.

 Hak Dan Kewajiban Individu dalam Masyarakat
Hak ialah suatu yang merupakan milik atau dapat dimiliki oleh seseorang sebagai manusia. Hak ini dapat dipenuhi dengan memenuhinya atau dapat juga hilang seandainya pihak yang berhak merasa rela apabila haknya tidak dipenuhi.
Kewajiban ialah hal-hal yang wajib dilakukan atau diadakan oleh seorang dari luar dirinya untuk memenuhi hak dari pihak yang lain.Yang dapat menentukan individu memiliki hak dan kewajiban adalah norma yang dianut, adat istiadat yang mentradisi dan agama yang diyakini.

Ada dua bentuk hak yang sangat mendasar, yang dapat dimiliki oleh individu :
  • Hak asasi yang bersifat natural, seperti hak untuk hidup, hak untuk merdeka, hak untuk mendapatkan kehormatan. Hak-hak tersebut yang menyebabkan manusia memperoleh kebebasan pada kurun waktu yang panjang
  • Hak asasi yang bersifat umum, yaitu hak persamaan. Diperlukan seorang individu dalam kedudukannya sebagai individu dalm suatu masyarakat. Dalam hak persamaan tidak terdapat sifat diskriminasi golongan, jenis, bahasa, agama, pandangan politik, asal negara, tingkat sosial, kelahiran.
Adapun kewajiban individu didalam masyarakat adalah melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya dengan cara menghormati hak-hak masyarakat. Jika seseorang memiliki hak untuk dihargai, dirinya juga harus menghargai orang lain. Jika seseorang memiliki hak untuk hidup tenang, dirinya juga harus menjaga ketenangan, demikian seterusnya. 


HUBUNGAN INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Individu barulah dikatakan sebagai individu apabila pada perilakunya yang khas dirinya itu diproyeksikan pada suatu lingkungan sosial yang disebut masyarakat. Satuan-satuan lingkungan sosial yang mengelilingi individu terdiri dari keluarga, lembaga, komunitas dan masyarakat.
1. Hubungan individu dengan keluarga
Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. 
Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.
2. Hubungan individu dengan lembaga
Lembaga diartikan sebagai sekumpulan norma yang secara terus-menerus dilakukan oleh manusia karena norma-norma itu memberikan keuntungan bagi mereka.
Individu memiliki hubungan yang saling mempengaruhi dengan lembaga yang ada disekelilingnya. Lingkungan pekerjaan dapat membentuk individu dalam membentuk kepribadian. Keindividuan dalam lingkungan pekerjaan dapat berperan sebagai direktur, ketua dan sebagainya. Jika individu bekerja, ia akan dipengaruhi oleh lingkungan pekerjaannya.
3. Hubungan individu dengan komunitas
Komunitas dapat diartikan sebagai satuan kebersamaan hidup sejumlah orang banyak yang memiliki teritorial terbatas, memiliki kesamaan terhadap menyukai sesuatu hal dan keorganisasian tata kehidupan bersama.
Komunitas mencakup individu, keluarga dan lembaga yang saling berhubungan secara independen.
4. Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjungjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu. Gotong royong adalah hak masyarakat, sedangkan rekreasi dengan keluarga, hiburan, shopping adalah hak individu yang semestinya lebih mengutamakan hak masyarakat. 


KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa setiap individu, keluarga dan masyarakat memiliki relasi atau hubungan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Hubungan yang dilandasi oleh nilai, norma dan aturan-aturan diantara komponen-komponen tersebut.
Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu keluarga dan masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya. Begitupun sebaliknya, individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya. Dan barulah dikatakan sebagai individu jika individu bisa membaur dengan lingkungan sosialnya yaitu masyarakat.